Rabu, 26 Oktober 2016

WINDU26 #D1


Akhirnya kembali lagi ke tempat ini, kalau dulu hanya mampir sebentar kali ini rencananya satu purnama penuh! Ah perjalanan ini memang harus penuh warna dan cerita. Sebagai manusia kita wajib berikhtiar dengan semampu kita, untuk kehidupan kita. Penantian yang cukup panjang sebenarnya! Satu tahun lebih. Hari ini cita-cita menemui takdirnya! harapan bertaut jalannya!

Asa untuk menjadi Widyaiswara ini sebetulnya sudah lama. Maka ketika ada pengumuman penerimaan seleksi Calon Widyaiswara, langsung siapin berkas dan daftar!. Konon kata widyaiswara ini telah berasal dari Bahasa Sansakerta, Vidya yang berarti ilmu pengetahun, ish artinya memiliki dan vara yang bermakna terpilih (ini juga asbabun nuzul sampai anak keduaku diberi nama Vara, Vara Aqiila Noorsyarif). Sehingga Widyaiswara diartikan sebagai seorang yang telah berilmu dan telah terpilih berdasarkan ketentuan atau standar kompetensi tertentu.

Fasilitas Badiklatda Provinsi Jawa Barat lebih dari standar representatif. Hal ini tentunya membuat kami (30 orang peserta Diklat Cawid) semangat dan antuasias mengikuti prosesi diklat, day to day! Mudah-mudahan kami bertiga puluh dapat mengikuti pendidikan dan latihan ini dengan baik, lancar dan sehat selalu! aamiin yra!

Selfie....tetep!
Artistic Architecture
Tempat Melepas Penat
Semangat Kang!

Jumat, 07 Oktober 2016

Aa Kecil, Sang Pedagang Tahu Bulat


Di sela-sela keriuhan nonton race BMX PON ke XIX di Sirkuit BMX Galuh Ciamis beberapa waktu yang lalu, kita jajan Tahun Bulat. Selain Galendo konon katanya Tahu Bulat adalah kuliner legendaris Ciamis! Game Tahu Bulat sempat booming, kita senang konten lokal dan kapasitas lokal berkolaborasi. Penjualnya seorang anak kecil, mungkin seumuran kelas 6 atau kelas 7. Ia terlihat antusias dan sangat menikmati aktifitasnya...setidaknya sorot matanya menggambarkan itu. Aktifitas yang agak luar biasa bila kita bandingkan dengan anak lain seusianya. Lepas dari segala motifnya, selling practice itu adalah sesuatu yang amazing! kepuasannya pun amazing!. Ketika anak seusianya terbuai gadget, sepeda motor, PS dan sejenisnya....ia telah merintis hal besar...make a money!

Syarif kecil juga pernah jualan! metik salak, duku atau jambu! kemudian di jual di SD, tapi nyuruh temen hehehehe. Konon menerima uang hasil dari perniagaan (perniagaan yang jujur lho ya) efeknya beda. Memang sesuatu yang dicapai dengan kerja keras dan diruhi dengan nilai-nilai etika dan syariah...kebahagiaan dan ketenangannya akan luar biasa! Jumlah tidak masalah, esensinya adalah keberkahan! ketika perniagaan, uang dan lain-lain mendorong kita untuk lebih takwa kepada Alloh, itulah perniagaan, pekerjaan dan uang yang berkah!