Kamis, 27 November 2008

HARAPAN PASCA SUKSESI DI CIAMIS

Tanggal 26 Oktober 2008 merupakan lembaran baru dalam sejarah politik di tatar Galuh Ciamis. Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Ciamis secara langsung telah dilaksanakan sebagai salah satu konsekuensi UU Nomor 32 Tahun 2004 jo UU Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah. H. Engkon Komara yang berpasangan dengan H. Iing Syam Arifin dengan perolehan suara lebih dari 40%.

Pesta demokrasi itu usai sudah. Dinamika serta riak demokrasi yang muncul merupakan sebuah kewajaran. Kekondusifan kantrantibmas di Kabupaten Ciamis sebelum, pada dan pasca pemilihan merupakan sebuah prestasi sendiri bagi seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis. Berapa tidak, kisruh pasca Pilkada yang berlarut-larut seperti yang terjadi di daerah lain, tidak terjadi di Ciamis. Ini merupakan bukti bahwa masyarakat tatar galuh ciamis telah mempunyai kedewasaan berpolitik. politik (baca kekuasaan) bukanlah segalanya. kekuasaan hanyalah sebuah alat untuk bisa memberikan manfaat bagi orang lain. bukan untuk memanfaatkan orang lain bagi kepentingan sendiri dan golongan. Kita berharap pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dapat menjadi nakhoda dalam mewujudkan Ciamis yang lebih baik. Aamiin yra.

Rabu, 26 November 2008

GUNUNG SAWAL

Gunung Sawal adalah salah satu icon Tatar Galuh Ciamis, sebuah kabupaten di ujung tenggara Propinsi Jawa Barat. Hal ini dibuktikan dengan dipakainya salah satu puncak di Gunung Sawal (Bongkok) sebagai bagian dari lambang Kabupaten Ciamis.

Secara geografis Gunung Sawal terletak pada 7'15'' LS dan 180'21''BT. Gunung ini dikelilingi oleh kecamatan Kawali dan Panjalu di sebelah utara. Cipaku dan Sadananya di sebelah timur. Cikoneng dan Sindangkasih di sebelah selatan serta Cihaurbeuti dan Panumbangan.

Topografis Gunung Sawal yang mencakup area kurang lebih 5.400 ha berbukit-bukit dan bergununung-gunung dengan tinggi antara 600 - 1764 mdpl. Puncak tertinggi di Gunung Sawal adalah Blok Karantenan dimana di blok ini ada Situs Borosngora yang berupa batu panjang dan kolam. Kawasan Gunung Sawal ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri Nomor 420/Kpts/Um/6/1979 tanggal 4 Juli 1979.

Gunung Sawal adalah salah satu kawasan strategis yang mempunyai multiflier effec luas. Beribu-ribu hektar sawah menggantungkan pengairannya dari gunung itu. Begitu juga dengan sektor perikanan dan PDAM Ciamis yang menjadikan sungai-sungai yang berhulu dari Gunung Sawal sebagi pemasok airnya.

Flora dan Fauna
Di kawasan gunung ini kita dapat menemukan berbagai jenis flora diantaranya: Teureup, Puspa, Saninten, Pasang dll. Babi Hutan, Meong Congkok, Macan Kumbang, Kancil, Kera, Lutung, Saeran, Lutung, Kera, Elang Jawa, Elang Lurik adalah Fauna yang menghuni Gunung Sawal.

Tempat yang menarik
Curug Tujuh di Sandingtaman, Lobang Timah (bekas tambang timah hitam pada jaman Jepang), Curug Tilu di Pasir Tamiang.

My PH My Journey (2)

Menjadi seorang PH Fighter berarti belajar berdamai dengan keadaan. Filosofi berdamai dengan keadaan sering aku dengungkan ketika berdisk...