Terkadang jiwa ini lelah karena terlalu banyak berfikir. Kalau berfikir dalam koridor yang normal dan semestinya ya tidak ada masalah. Permalalahan terjadi manakala terlalu overload dalam berfikir. Sesuatu yang mestinya tidak kita fikirkan kita fikirkan juga. Akibatnya energi banyak tercurah pada hal yang terkadang tidak perlu.
Kadang saya merenung buat apa memikirkan mereka yang tidak ada hubungan langsung dengan kita. Buat apa memikirkan kisruh PSSI dan cenderung berpihak pada salah satu blok. Apa gunanya memikirkan perpolitikan nasional yang carut marut. Apa gunanya selalu mengharapkan MU kalah dan AC Milan selalu menang. Hah kadang diri saya ini lucu.
Jumat, 22 Maret 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tentang Kehadiran
“Di tempat yang salah, sekalipun kamu memberikan yang terbaik itu ga akan cukup — tapi di tempat yang tepat, kehadiranmu aja udah cukup un...
-
Hari ini di kantor ada perpisahan rekan kerja yang akan memasuki masa pensiun mulai bulan Oktober besok. Masa kerja lebih dari tiga puluh t...
-
Harimau Jawa (sumber: independent.co.uk) Oleh: Hiski Darmayana (Alumni Antropologi FISIP Universitas Padjadjaran) Dalam khasanah kebu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar