Kamis, 16 Maret 2017
Potret yang Dipotret
Melihat sebuah potret ibarat melihat kepingan-kepingan hidup!
Baik hidup kita atau orang lain. Orang lain di kehidupan kita atau kita di kehidupan orang lain!
Potret akan memaksa kita untuk mengingat peristiwa, bahkan peristiwa di balik peristiwa!
Potret memang menyimpan selaksa makna, memendam sejuta cerita!
Mengenang peran-peran yang pernah kita mainkan!
Baik peran wajar maupun peran berpura-pura seperti dilirik lagu "Panggung Sandiwara".
Ada potret jujur ada potret artifisial!
Namun sayang kamera hanya bisa memotret masa lalu
tidak bisa memotret masa depan!
Sehingga tidak heran, sejarah selalu mengungguli masa depan!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tentang Kehadiran
“Di tempat yang salah, sekalipun kamu memberikan yang terbaik itu ga akan cukup — tapi di tempat yang tepat, kehadiranmu aja udah cukup un...
-
Hari ini di kantor ada perpisahan rekan kerja yang akan memasuki masa pensiun mulai bulan Oktober besok. Masa kerja lebih dari tiga puluh t...
-
Harimau Jawa (sumber: independent.co.uk) Oleh: Hiski Darmayana (Alumni Antropologi FISIP Universitas Padjadjaran) Dalam khasanah kebu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar